SPG MUDA MELEMPAR BAYINYA DARI LANTAI 3 MALL MAGELANG

spg-di-magelang-buang-bayi_20181004_164637Kepolisian resor (Polres) Magelang Kota masih memProses hukum N (24), wanita yang tega membuang bayinya dari lantai 3 sebuah gedung pusat perbelanjaan di kawasan Alun-alun Kota Magelang.

Kepala Satuan Reskrim Polres Magelang Kota AKP Rinto Sutopo menuturkan, N ditetapkan sebagai tersangka AGEN TOGEL TERPERCAYA  tunggal dan sudah ditahan di mapolres setempat sejak 5 Oktober 2018. N, kata Rinto, mengaku nekat melempar bayi yang baru saja dilahirkannya itu karena panik persalinannya diketahui teman-temannya.

N melahirkan di toilet lantai 3 gedung tempat ia bekerja. “N masih bekerja di situ, tiba-tiba ia merasa sakit perut ingin melahirkan. Ia naik ke lantai 3, masuk ke toilet dan melahirkan normal sendirian, juga tanpa obat-obatan tertentu,” jelas Rinto

“Tapi ia panik karena di luar ada BANDAR TOGEL  teman-temannya. Spontan ia melihat celah jendela lalu melempar bayinya. Ia tidak mau kehamilannya diketahui teman-temannya,” lanjut Rinto. Informasi yang diterima Rinto, N telah lama ‘pisah ranjang’ dengan suami sahnya.

Sedangkan bayi yang dilahirkan, adalah hasil hubungan gelapnya dengan pria lain. Saat ini N juga tengah menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa oleh tim psikiater RSJ Prof Dr Soerojo Kota Magelang. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses hukum selanjutnya.

“Pemeriksaan kejiwaan itu nanti untuk mengetahui apakah tersangka bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya atau tidak. Saat ini masih diobservasi oleh tim di RSJ Prof Dr Soerojo,” ucap Rinto.

Sementara itu, sejauh ini PAITO ONLINE TERPERCAYA kondisi bayi masih dalam pemantauan tim dokter RS Harapan Kota Magelang. Secara umum, kesehatan bayi perempuan itu semakin membaik, bobotnya bertambah, dan sudah bisa minum air susu ibunya sendiri.

“Walaupun dalam tahanan, ibunya tetap memerah ASI, yang kemudian kami antar ke rumah sakit supaya diminum bayinya,” ucap Rinto. Menurut Rinto, N mengaku menyesal telah berbuat nekat tanpa berpikir panjang.

Kendati demikian sejauh ini  N belum mengutarakan keinginan untuk bertemu dengan buah hatinya itu. Tim Dokter Forensik Polri Cabang Semarang, Jawa Tengah, juga telah memeriksa DNA N dan sang bayi.

Hasil tes ini untuk menguatkan bahwa bayi itu adalah benar-benar anak kandung N, yang akan diketahui sekitar sepekan ke depan. Sebelumnya diberitakan, N (24) seorang sales promotion girl (SPG) kedapatan warga melempar bayinya dari lantai 3 gedung sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Alun-alun Kota Magelang, Peristiwa itu sontak AGEN TOGEL mengejutkan warga sekitarnya. Beruntung, bayi yang masih terdapat plasentanya itu masih hidup ketika ditolong warga. Polisi telah meminta keterangan 6 orang saksi, terdiri dari keluarga, karyawan pusat perbelanjaan dan warga yang menemukan di lokasi kejadian.

Banyak pihak ingin mengadopsi bayi yang dilempar ibu kandungnya dari gedung lantai 3 di pusat perbelanjaan di Kota Magelang, Jawa Tengah

Sebagian besar mereka merasa iba dengan bayi malang itu. Akan tetapi, pihak keluarga tidak mengizinkan bayi itu diasuh oleh orang lain. “Kami ingin anak ini tetap kami rawat sendiri dan kami berharap untuk AGEN JUDI TERPERCAYA isu adopsi-adopsi di media sosial cukup berhenti dan selesai sampai di sini saja,” ungkap Imam, paman bayi tersebut saat ditemui di RS Harapan Kota Magelang

Keluarga bahkan sudah memberi nama Tarziatul Maulida untuk bayi perempuan itu. Imam sendiri kecewa dengan kejadian ini hingga menjadi perhatian masyarakat luas. “Kalau orang lain saja merasa disakiti dengan kejadian ini, tentu saja kami dari keluarga lebih tersakiti lagi. Meski demikian, apa pun itu masih keluarga kami dan kami tetap menerimanya dengan lapang dada,” ungkapnya.

Keluarga juga telah menyerahkan sepenuhnya kepada polisi terkait hukum yang akan dijalani oleh ibu kandung bayi. “Untuk masalah hukum semuanya kami serahkan kepada pihak kepolisian, silakan BOCORAN TOGEL  jika ada yang ditanyakan maka tanyakan langsung kepada pihak kepolisian,” tuturnya.

Menurut Imam, ibu bayi berinisial N (24) diketahui pernah melahirkan sebelumnya. Namun anak pertama sudah meninggal dunia. Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan, membenarkan jika banyak pihak yang menyampaikan keinginannya untuk mengadopsi bayi itu.

Salah satunya, selebriti Nafa Urbach yang menyampaikan niatnya itu melalui akun media sosialnya. “Memang banyak sekali yang telah menghubungi kami dan rumah sakit. Mereka ingin mengadopsi sang bayi. Hal itu bisa saja terjadi jika keluarga bayi tidak mau merawatnya, kalau keluarga mau merawat, ya tidak perlu ada adopsi,” terangnya.

 

 

 

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close